Anggota Dewan Diduga Terlibat Tindakan Asusila, Warga Berunjuk Rasa

MAROS – Puluhan massa yang tergabung dalam Front Pemerhati Demokrasi Rakyat menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros, pada Jum’at (7/5/2021).

Demonstran yang menyampaikan orasi di jalan depan Gedung DPRD Maros berlangsung aman dengan pengawalan pihak keamanan Polres Maros. Pendemo secara bergantian menyampaikan tuntutan terkait adanya dugaan anggota dewan yang melakukan tindakan asusila.

Menurut koordinator aksi,Ilham dalam orasinya menyampaikan bahwa adanya dugaan anggota dewan yang melakukan asusila sudah merusak nama baik DPRD Maros maupun Partainya.

” Jika hal ini benar terjadi, DPRD Maros sudah kehilangan nama baiknya, karena DPRD merupakan lembaga perwujudan dan representasi dari Rakyat.” tegasnya.

Menurut Ilham sebagai anggota DPRD seharusnya memberikan suri teladan dan tindakannya harus mengedukasi masyarakat, bukan melakukan tindakan asusila.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar Badan Kehormatan (BK) dan Pimpinan DPRD Maros memberi sanksi tegas kepada terduga anggota DPRD Maros inisial SS dan mendesak DPC Partai PPP memberi sanksi kepada oknum kader yang merusak nama baik Partai dan Lembaga DPRD Maros.

Jenderal lapangan ini juga berjanji, jika tuntutan mereka tidak di tanggapi akan kembali  melaksanakan aksi dengan massa yang lebih banyak.

Setelah menyampaikan orasi, dan surat pernyataan tuntutan diterima Humas DPRD Maros  para pendemo dengan tertib membubarkan diri.

Laporan : Syafar